Review Buku: The Wild Robot (Sang Robot Liar).

Kali ini mau mengulas buku The Wild Robot alias Sang Robot Liar karya Peter Brown. Dari judulnya seperti robotnya liar gitu ya, tidak bisa diatur padahal cerita alias novel scifi anak ini membahas lebih dari itu dan mendalam banget. Sangat melekat lah pokoknya setelah baca novel anak ini. Saya mendedikasikan buku ini untuk anak saya kalau sudah lancar membaca nanti, biar dibaca sama doi. Terus sudah penasaran bagaimana ya ekspresinya saat baca dan setelah baca. Duh, naaaak semoga segera bisa membaca secara lancar ya, tapi jangan cepat-cepat juga. Nikmati saja ya, naaaak. Anakku love you to the moon and back~



Novel anak ini sampulnya warna hijau, duh, kok akhir-akhir ini baca buku sampulnya hijau terus,kesukaan sekali sih. Juga ada ilustrasi robot di puncak gunung. Cerita tiap bab-nya sedikit dan on point. Cocok kalau dibaca anak, tidak bertele-tele. Selain itu juga ceritanya lucu, tidak tertebak dan menarik. Kalau membacanya tiap bab, tidak sadar tiba-tiba sudah bab 70 an saja. Novel scifi anak keren sih ini. Ceritanya mengalir dan lucu pol. Ketawa terus bacanya. 

Tidak mau memberi spoiler tapi beneran deh ending nya bikin mewek. Saya sempat menangis sesengukan soalnya dalam bayanganku pasti ini adegan sediiiih banget kalau dibikin film. Eh ternyata ada filmnya lo teman-teman. Tapi belum nonton sih. Nanti coba mau nonton sama anakku kalau doi sudah baca. Mama menunggumu membaca buku The Wild Robot, naaak. Hihi. Penasaran ringkasanmu kalau setelah baca. Soalnya doi kalau setelah baca selalu diringkas alias dirangkum. Beneran tidak sabar. 😆

Bagi yang pengen beli bukunya, bisa beli di toko buku saya. Wokeee teman-teman segini dulu ya ulasannya. Sedikit banget tidak apa-apa ya? Biar kalian penasaran juga kaya saya. Oiya, saya dapat rekomendasi buku ini di Instagram. Lagi-lagi instagram ya, lebih suka aplikasi instagram daripada lihat video-video pendek. Okee semoga bermanfaat ya ulasannya. Xo. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film: When Life Gives You Tangerines (2025)

Review Buku: Educated (Terdidik).

Kenapa Antibiotik Harus Dihabiskan?